Sandbox VR x CoHive Luncurkan Virtual Reality Full Body Pertama di Indonesia

Written by CoHive Corporate Communication Team

Published on 6 March 2019

Virtual Reality (VR) experience dengan sensor nyata seluruh tubuh (full body immersion) kini hadir di Indonesia. CoHive (sebelumnya bernama EVHive), perusahaan coworking space terbesar di Indonesia bekerjasama dengan Sandbox VR, perusahaan pencipta VR games berbasis di Hongkong, menghadirkan experience ini di dua lokasi di Jakarta. Experience center pertama berada di Street Galeri Lantai 2 Pondok Indah Mal 2, Jakarta Selatan, sementara center kedua berada di Lotte Shopping Avenue No. 2F-26, lantai 2, Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Kedua lokasi ini diluncurkan pada Februari dan Maret 2019.

Sandbox VR X CoHive menghadirkan pengalaman bermain di dunia digital yang begitu nyata. Berbeda dengan VR yang sudah ada di Indonesia, Sandbox VR X CoHive menggunakan teknologi real time motion capture yang dapat menangkap gerakan para pemain secara aktual. Selain itu, untuk bermain ada sejumlah perlengkapan yang harus dikenakan pemain sehingga dapat merasakan sensasi seluruh tubuh dan tidak hanya dari stimulus visual saja, seperti Motion Tracker (sensor pada tangan dan kaki) dan Heptic Vest (rompi dengan 42 sensor pada tubuh).

Salah seorang pengunjung, Fitra, menyatakan ia merasakan sensasi rasa di tubuhnya ketika musuh mendekat. “Sebelumnya pernah coba VR yang lain. Ini bedanya ada jaket getar-getar, geli,” katanya lalu tertawa. Sementara itu, Maria yang juga berkunjung di hari peluncuran experience center menyatakan kaget usai mengetahui bahwa bermain Sandbox VR X CoHive bisa bercucuran keringat layaknya selepas olahraga. “Tadi saya nyobain yang zombie (Deadwood Mansion). Benar-benar capek banget! Yang bikin seru adalah saat kita di fokus satu titik, ada lagi (musuh) di titik lain. Sangat real, seru banget!,” kata Maria dengan antusias.

Permainan untuk Tingkatkan Kolaborasi

Tidak hanya menjadi ajang untuk melepas kejenuhan, permainan ini juga memiliki banyak manfaat lain. Inilah yang menjadi alasan utama kerja sama antara CoHive dengan Sandbox VR. Head of Corporate Communication CoHive, Kartika Octaviana menjelaskan bahwa manfaat dari VR experience ini sejalan dengan semangat kolaborasi yang selalu diusung oleh CoHive. “Dalam berbagai experience, para pemain harus bekerja sama untuk melawan musuh bersama sehingga mereka bisa bermain sambil melakukan team bonding. Besar harapan kami bahwa experience center ini juga dapat kami hadirkan di berbagai coworking space CoHive,” jelas Kartika.

Hingga awal 2019, CoHive memiliki lebih dari 28 lokasi coworking space yang tersebar di 4 kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Medan, Yogyakarta, dan Bali. CoHive memiliki sekitar 8.000 members dari 800 perusahaan yang sebagian besar merupakan startup dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

 

Tiga Experience Pemicu Adrenalin

Saat peluncuran experience center di awal 2019, Sandbox VR X CoHive menyediakan tiga jenis permainan. Pertama, Amber Sky yang menghadirkan tantangan untuk mempertahankan bumi dari invasi alien. Pemain akan berada di suasana Hongkong pada tahun 2088, dan memiliki misi untuk mengirim paket misterius melalui lift terakhir dari bumi menuju luar angkasa. Kedua, Deadwood Mansion, yang menghadirkan tantangan melawan para zombie yang muncul akibat eksperimen gila dari seorang dokter. Ketiga, Curse of Davy Jones yang menghadirkan pemburuan harta karun. Para pemain harus melawan pasukan hantu dan tengkorak Davy jones untuk mendapatkan harta karunnya. Rencananya Sandbox VR akan memproduksi lebih banyak experience dan meluncurkan produk terbarunya pada pertengahan tahun 2019.

Para pemain dapat merasakan pengalaman Sandbox VR X CoHive dengan membayar tiket masuk per orang sebesar Rp 180.000 di hari kerja, dan Rp 220.000 di akhir pekan. Total experience selama menjalankan misi adalah 30 menit. Selama 15 menit sebelum memulai, pemain akan dipasang sejumlah alat sekaligus mendapatkan arahan dari petugas. Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi sandboxvr.com/Jakarta.