CoHive Hadir di Yogya, Penulis Bernard Batubara Cerita Manfaatnya

Taken from Tribunnews.com

Published on 22 November 2018

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN Penulis yang berdomisili di Yogyakarta, Bernard Batubara atau akrab disapa Benzbara menyambut antusias hadirnya penyedia operator ruang kerja, CoHive di kota gudeg ini.

Benzbara sendiri dikenal sebagai penulis muda yang produktif sejak tahun 2007 silam.

Dia merilis buku Angsa-Angsa Ketapang (2010), Radio Galau FM (2011), Kata Hati (2012), Milana (2013), Cinta Adalah Cata Terbaik untuk Bunuh Diri (2014), Jika Aku Milikmu (2015), Metafora Padma (2016), dan 'Elegi Rinaldo' (2016).

Ditemui dalam soft launching CoHive di Hartono Mal Yogyakarta, Benzbara membeberkan manfaat dengan bekerja di sebuah coworking space yang baru di Yogyakarta ini.

Menurutnya konsep coworking space menjadi jawaban kebutuhan anak muda saat ini yang lebih dominan suka menjadi pekerja lepas, santai, tak terikat namun tetap produktif dan bisa saling berkolaborasi.

"Kondisi Yogyakarta sekarang ini banyak dengan Startup, banyak pekerja lepas dan itu dari berbagai bidang, seperti penerbit indie, freelancer foto/video jadi Yogyakarta kota yang tepat untuk mengasah skill dan passion kamu. Mereka butuh tempat yang integrated, komunikatif dan menciptakan kultur kolaborasi, itu hanya ada di coworking space," katanya kepada Tribunjogja.com di Integrity Hall Hartono Mall Yogyakarta, Kamis (22/11/2018).

Meski ia tak menampik bahwa di Yogyakarta telah banyak menjamur coffeeshop dan tempat nongkrong namun dengan hadirnya coworking space mampu memberikan one stop service yang lebih bermanfaat. Ia mencontohkan hadirnya coworking space di Yogyakarta tentu akan membuka ruang bagi siapapun untuk berkolaborasi.

"Konsep coworking space itu menyenangkan. Bisa punya kantor sendiri yang bukan hanya jadi kantor tapi juga menjadi kumpulan orang-orang kreatif yang bekerja dalam satu lokasi yang sama dan mereka bisa saling berkolaborasi," lanjutnya.

"Harapannya dengan adanya CoHive dapat merangkul lebih banyak pelaku industri dan pekerja lepas serta perusahaan rintisan yang menjadikan CoHive untuk terus semangat dalam berkarya," pungkasnya.

CoHive sendiri akan hadir secara resmi di Yogyakarta pada Februari 2019 mendatang dengan menempati lokasi di lantai tiga Hartono Mall Yogyakarta. Rencananya, CoHive akan menempati tempat seluas 1189 meter persegi dengan puluhan ruang private, meeting room dan fasilitas lain. Harga sewa pun bervariatif, mulai dari harian, bulanan hingga tahunan.

Sementara itu, menurut CEO dan Co-Founder CoHive, Carlson Lau, hadirnya coworking space yang ada di Hartono Mall Yogyakarta ini menjawab kebutuhan zaman sekarang yang memiliki kultur untuk bekerja secara berkelompok, berkumpul maupun berkolaborasi.

&qout;Coworking space bukan hanya sekadar tempat bekerja. Roh sesungguhnya dari coworking space adalah tempat setiap individu maupun kelompok untuk berkolaborasi," kata Lau.

"Kehadiran CoHive ingin mengedepankan nilai-nilai komunitas, kolaborasi, pembelajaran, dan kesinambungan dan tentunya untuk tumbuh bersama," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Article source: Tribunnews.com