8 Tips Membuat Pitch Deck Startup yang Bagus untuk Venture Capital

8 Tips Membuat Pitch Deck Startup Yang Bagus Di Depan Venture Capital

Virtual Office in South Jakarta – Affordable & Exquisite

Bagi founder startup yang sedang ingin mencari investor, tentu pastinya ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari membuat sebuah prototyple hingga sebuah presentasi singkat. Jika startup tersebut sudah memiliki produk yang jelas, biasanya mereka sudah mempersiapkan sebuah prototype. Jika masih berupa ide, maka sebuah founder startup harus membuat sebuah pitch deck. Mungkin masih ada yang sedikit bertanya tentang apa itu pitch deck startup?

Pengertian Pitch Deck Untuk Startup

Pitch Deck Startup adalah sebuah presentasi singkat yang berbentuk slide tentang informasi / gambaran tentang sebuah startup.

Karena kamu hanya memiliki waktu yang sangat terbatas untuk mempresentasikan startup kalian didepan para investor, pitch deck haruslah sesingkat mungkin yang sudah menggambarkan keseluruhan sebuah startup. Banyak founder startup yang bertanya ‘bagaimana cara membuat pitch deck startup yang baik?‘.

Memang tidak ada rumus yang baku tentang pitch deck yang baik & akan dijamin diinvest oleh investor. Tetapi menurut Melisa Irene, Associate of East Ventures, setidaknya ada 8 kriteria atau tips yang harus dipenuhi dalam sebuah pitch deck agar mendapatkan perhatian lebih dari investor.

Tips Membuat Pitch Deck Startup Yang Bagus & Disukai oleh Venture Capitals (Investor)

1. Elevator Pitch of The Company

Apa sih elevator pitch itu? elevator pitch adalah sebuah sebuah presentasi atau statement singkat tentang startup kalian diawal presentasi. Biasanya sekitar 20 detik – 30 detik diawal presentasi. Elevator pitch ini sangatlah penting, karena ini adalah langkah ‘hidup & mati‘ apakah investor akan tertarik dengan startup anda atau tidak.

Elevator pitch harus meliputi tentang apakah startup kamu, solusi apa yang ingin ditawarkan dan dimanakah kalian akan bersaing.

2. Market Overview dan Opportunity

Ciri – ciri pitch deck yang baik & bagus tentu harus memiliki gambaran tentang market startup kalian & peluangnya. Seperti niche market mana yang ingin kamu masuki? berapa besar pasar tersebut? apa solusi yang ditawarkan untuk memecahkan masalah tersebut? Lebih bagus lagi jika kamu mendapatkan data – data dari sumber yang terpercaya.

3. The Solution

Tentu pada pitch deck, kamu harus menjelaskan solusi yang kamu tawarkan. Lebih bagus lagi jika kamu memiliki prototype atau demo yang sudah berjalan. Sehingga investor pun dapat lebih yakin terhadap solusi yang kalian berikan.

4. Business Model

Jelaskanlah business model startup kalian dengan sesingkat – singkatnya dan sangat jelas. Bisnis model sangatlah diperlukan untuk para investor lebih mengetahui & memahami seperti apa startup kalian. Jelaskan juga dengan singkat bagaimana startup kalian akan memperoleh keuntungan dengan bisnis model startup kalian. Lebih baik lagi jika kamu sudah mengetahui tentang subscription feemarginreferral feelicensing fee, etc dalam industri yang kamu masuki.

5. Team

Tidak hanya sebuah ide & opportunity yang menarik pada pitch deck startup kamu. Tetapi kalian juga harus menceritakan tentang anggota tim startup kalian. Walaupun mungkin startup founder tersebut belum memiliki pengalaman membangun startup, tetapi para investor membutuhkan alasan yang kuat mengapa mereka harus menginvestasikan sejumlah uang kepada kalian & alasan mengapa kalian adalah orang – orang yang tepat di startup tersebut. Ceritakan visi & misi dari diri kalian dan apa saja yang telah kalian lakukan sesuai dengan visi misi startup tersebut.

6. Traction & Strategy

Jelaskanlah kepada investor bagaimana performa startup kalian sejauh ini. Setidaknya ada 3 pembagian grup untuk bagian performa ini;

  • Topline; Jelaskanlah tentang pertumbuhan startup kalian yang berhubungan dengan supply & demand. Contohnya jika kalian sebuah startup dibidang app transportasi, jelaskanlah bagaimana pertumbuhan pengguna app kalian dengan pertumbuhan jumlah driver yang kalian miliki.
  • Marketing; Jelaskanlah bagaimana user acquition performance startup kalian. Berapa biaya yang dikeluarkan untuk mengakusisi setiap customer dan bagaimana peran customer tersebut untuk mendukung topline.
  • Profit / bottomline; Jelaskanlah bagaimana startup kalian mengelola keuangan dan gambaran untuk mencapai keuntungan (profit). Walaupun hampir semua startup belum memiliki profit, tetapi investor dapat mengetahui bagaimana  proses startup tersebut menuju keuntungan (profit).

7. Competitive Edge

Pitch deck startup yang bagus & baik harus memiliki gambaran tentang persaingan pada industri yang kalian masuki. Pastinya, startup kalian juga harus memiliki daya tarik tersendiri untuk menjelaskan mengapa startup kalian lebih baik diantara para pemain yang ada di industri tersebut.

8. Fund Rising Needs and Plan

Salah satu bagian terpenting dalam pitch deck startup adalah bagaimana startup founder harus menjelaskan berapa banyak dana yang dibutuhkan kepada investor. Pada bagian ini, kamu juga harus menjelaskan bagaimana kamu akan mengelola dana tersebut dengan detail & hasil apa yang akan kalian dapatkan dengan dana tersebut.

Selain membuat pitch deck untuk menarik para investor ke startup kalian, tentu kalian juga harus membangun relasi & koneksi yang baik ke para venture capitals. Salah satu caranya adalah dengan cara memulai startup kalian di Coworking Space.

Salah satu coworking space di Jakarta, CoHive, dapat menjadi pilihan yang tepat untuk memulai startup kamu. Kamu dapat menyewa private office, meeting room di Jakarta hingga virtual office di Jakarta Selatan dengan harga yang terjangkau. Juga kamu dapat memperluas networking kalian ke startup lainnya hingga beberapa venture capitals.

—–

Nah itu dia 8 tips untuk membuat pitch deck startup kalian lebih bagus & menarik dimata para investor. Apakah kamu sudah memiliki pitch deck? apakah 8 kriteria tersebut sudah terdapat dalam pitch deck kalian? 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *