Bisnis Startup Menurut Ahli Dan Seperti Apa Seluk-Beluknya?

Yuk, Mengenal Seluk Beluk Bisnis Startup!

Mengenal Seluk Beluk Bisnis Startup!

Saat kita hidup di era digital seperti sekarang, istilah startup memang tidak asing di telinga kebanyakan orang. Namun, meski kita sering mendengarnya beberapa orang mungkin saja belum mengerti apa sebenarnya itu startup. Pengertian startup menurut ahli seperti Paul Graham di dalam lamannya menyebutkan bahwa startup adalah perusahaan yang didesain untuk berkembang dengan cepat. Perusahaan yang

Saat kita hidup di era digital seperti sekarang, istilah startup memang tidak asing di telinga kebanyakan orang. Namun, meski kita sering mendengarnya beberapa orang mungkin saja belum mengerti apa sebenarnya itu startup. Pengertian startup menurut ahli seperti Paul Graham di dalam lamannya menyebutkan bahwa startup adalah perusahaan yang didesain untuk berkembang dengan cepat. Perusahaan yang baru dirintis tidak langsung bisa dianggap sebagai startup.

Hal berikutnya adalah banyak orang mengaitkan startup dengan teknologi digital. Ini memang tidak ada salahnya, namun perlu diingat bahwa startup tidak melulu hanya di bidang teknologi saja. Namun, bisa di bidang lain yang harus bergerak dan mampu menyesuaikan dengan perkembangan. Jika ditarik lebih dalam lagi, kriteria perusahaan dapat dikatakan startup yakni:

  • Usia perusahaan tersebut kurang dari tiga tahun dan jumlah pegawainya kurang dari 20 orang.
  • Dari segi pendapatan per tahunnya kurang dari USD100.00 atau Rp1.35 miliar per tahunnya.
  • Pada umumnya bergerak di bidang teknologi dan masih dalam tahap pengembangan.
  • Produk yang dihasilkan biasanya berupa aplikasi digital dan beroperasi melalui ranah website.

Tips mendirikan startup

Kemajuan internet dan teknologi ditengarai menjadi faktor tumbuh suburnya perusahaan rintisan ini di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di Indonesia. Setelah Anda mengetahui pengertian startup menurut para ahli di atas, penting juga untuk mengetahui bagaimana tips mendirikan startup ini. Beberapa hal penting tersebut di antaranya sebagai berikut.

1. Tentukan ide awalnya

Membuat startup diawali dari ide besar yang muncul dari dalam diri Anda. Misalnya saja startup apa yang ingin dibuat, apakah rencana ini dapat berguna untuk orang lain di masa depan. Kemudian, pikirkan juga apakah pasar membutuhkan startup. Ide-ide ini bisa muncul dari mana saja, bahkan dari lingkungan sekitar.

2. Mendirikan startup untuk menyelesaikan masalah

Seperti dijelaskan di atas, startup dibangun tidak semata untuk mengejar keuntungan melainkan juga menyelesaikan masalah. Hal ini dikarenakan membangun startup bukanlah hal yang instan. Di sini Anda perlu memikirkan bagaimana bisnis ini dapat berjalan dengan baik di kemudian hari dan mampu menjawab permasalahan yang ada.

3. Bangun networking dan rancang rencana ke depan

Langkah selanjutnya adalah pilihlah tim terbaik untuk menjalankan bisnis startup. Pilihlah orang-orang yang memang ahli di bidangnya. Setelah tim terbentuk, maka selanjutnya adalah bangunlah networking dengan orang-orang lain. Misalnya saja seperti calon klien dan lainnya serta bangunlah rencana ke depan yang akan dilakukan.

4. Perhatikan kompetitor

Setiap bisnis pasti memiliki pesaing atau kompetitor, begitu juga dengan bisnis startup. Jika pengertian startup menurut ahli adalah perusahaan harus siap dengan perubahan yang ada secara cepat, maka bukan tidak mungkin startup memiliki banyak sekali kompetitor. Bahkan bisa dibilang persaingan di ranah startup cukup ‘kejam’. Maka dari itulah, penting bagi Anda untuk mengamati pergerakan kompetitor Anda.

Sumber dana mendirikan startup

Lalu, dari manakah sumber dana startup berasal? Secara umum sumber pendanaan untuk mendirikan startup terdapat tiga cara. Yakni melalui kompetisi, dana pribadi atau melalui crowdfunding dan melalui campur tangan investor. Berikut ulasan masing-masingnya.

1. Kompetisi atau pitching

Hampir setiap tahun selalu ada kompetisi startup. Kompetisi ini, dalam industri startup lebih sering disebut dengan istilah pitching atau demo day. Kompetisi/pitching  menjadi peluang terbaik bagi Anda yang memiliki startup dan baru berkembang. Dengan mengikuti kompetisi, Anda berkesempatan memperoleh pendanaan yang cukup besar jika memenangkannya. Di Indonesia banyak startup yang besar karena pernah mengikuti kompetisi.

2. Keluarga dan kolega

Selain melalui kompetisi, pendanaan startup juga bisa dilakukan dengan menggunakan dana dari pribadi, keluarga maupun kolega. Cara seperti ini disebut dengan crowdfunding. Anda dapat mengajukan proposal kepada calon donatur, buatlah proposal dengan sebaik mungkin. Jelaskan maksud dan tujuan Anda mengenai usaha yang akan dirintis tersebut.

3. Investor

Suntikan dana dari investor juga banyak diberikan kepada startup yang potensial. Hampir di seluruh negara bahkan di Indonesia, para pebisnis startup mengandalkan suntikan dana ini. Hal tersebut dikarenakan suntikan dana yang diberikan cukup besar dan tak jarang kebanyakan startup sukses di dunia maupun Indonesia didukung oleh suntikan dana investor ini.

Itulah pengertian startup menurut para ahli dan tips mendirikan startup serta sumber dana yang bisa diperoleh. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *