Jakarta Smart City Berkolaborasi dengan CoHive melalui Ngobrol Jakarta

Sebagai kota dengan pendapatan per kapita tertinggi di Indonesia, Jakarta menghadapi banyak tantangan dalam membangun komunitas yang kohesif dan kota yang lebih baik. Tantangan-tantangan ini membutuhkan solusi yang efektif dan efisien, karena seiring dengan perkembangan teknologi, pembangunan infrastruktur pun ikut berkembang. Memanfaatkan teknologi dan mengintegrasikan platform komunikasi di semua sektor publik adalah salah satu cara untuk lebih meningkatkan perkembangan perkembangan ini. Dengan demikian, pemerintah Jakarta memiliki tujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai smart city.

Smart city adalah kota yang memiliki teknologi komunikasi dan informatika yang terintegrasi dalam pemerintahan, dengan tujuan untuk menciptakan efisiensi, perbaikan dalam layanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga negara.

Mengintegrasikan teknologi ke dalam tata kelola kota dapat dilakukan berkat internet of things, yaitu jaringan perangkat elektronik yang saling berhubungan dan dapat mengirim data dan menindaklanjuti masalah tertentu dengan intervensi manusia yang minim. Salah satu contohnya adalah penerapan sistem tiket online (e-tilang) di Jakarta untuk pengemudi yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Konsep smart city berasal dari 6 dasar: smart mobility, smart living, smart people, smart environment, dan smart government. Ruang kerja bersama berperan dalam membantu menciptakan smart city berasal dari 6 dasar tersebut. Dengan menyediakan ruang kerja yang fleksibel, orang dapat mempersingkat waktu perjalanan mereka dengan bekerja lebih dekat ke rumah, serta menyediakan ruang di mana orang dapat mengembangkan bisnis mereka dan menciptakan komunitas di mana mereka dapat berkolaborasi. Misi pemerintah untuk menjadikan Jakarta Smart City didukung oleh banyak perusahaan swasta termasuk startup. Sebagai salah satu kota terbesar di Asia Tenggara, menjadi smart city tidaklah mudah. Dengan demikian, pemerintah berinisiatif berkolaborasi dengan startup untuk membantu menyelesaikan masalah yang ada.

Ngobrol Jakarta adalah bentuk kolaborasi antara pemerintah dan startup. Dimulai pada 2018, CoHive bekerja sama dengan Jakarta Smart City untuk meningkatkan kesadaran komunitas startup tentang berbagai masalah di DKI Jakarta. Tujuan di balik Ngobrol Jakarta adalah untuk memicu kreativitas dan ide-ide untuk menemukan solusi praktis serta teknologi.

Di luar ruang kerja bersama, CoHive juga menjadi pembangun komunitas startup, mendukung pertumbuhan anggotanya dengan memfasilitasi acara komunitas yang memberikan peluang jaringan di antara para anggotanya. Melalui Ngobrol Jakarta, peluang networking ke skala yang lebih besar, menciptakan kemungkinan kolaborasi antara pemerintah dan startup untuk membantu membangun Jakarta Smart City.

Bentuk kolaborasi lain antara CoHive dan DKI Jakarta adalah keterlibatan CoHive dalam mengelola JSC Hive. JSC Hive adalah gedung pemerintah DKI Jakarta, yang digunakan sebagai ruang kerja bersama yang mengimplementasikan lima komponen pintar, yaitu Zona Ekonomi Cerdas, Komunitas Cerdas, Administrasi Cerdas, Ruang Kerja Cerdas, dan Energi Cerdas. Implementasi komponen pintar ini diharapkan menjadikan JSC Hive sebagai tempat bagi pengusaha untuk berkembang dalam ekosistem startup.

Biasanya diadakan sebulan sekali di JSC Hive, Ngobrol Jakarta membawa pejabat pemerintah dan perwakilan startup untuk berdiskusi tentang isu yang sedang terjadi di Jakarta. Diskusi ini akan membicarakan masalah yang dihadapi, dan bagaimana spesialisasi teknologi dan startup dapat membantu menyelesaikan masalah. Sebelumnya, Ngobrol Jakarta telah membuka isu-isu tentang pengelolaan sampah Jakarta, ruang publik yang aman bagi perempuan, mitigasi banjir, dan digitalisasi untuk pengumpulan data. Tindakan kolaboratif antara pemerintah dan startup dapat membawa solusi inovatif untuk masalah kota. Dengan platform interaktif dan diskusi seperti Ngobrol Jakarta, solusi itu mungkin selangkah lebih dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.