Hectocorn Startup: Seperti Apa Perusahaan Tersebut?

Apa itu Perusahaan Hectocorn Startup?

Apa itu Perusahaan Hectocorn Startup?

Jika Anda memperhatikan perkembangan bisnis saat ini, secara gamblang terlihat jelas kalau semakin banyak perusahaan baru yang bermunculan. Para perusahaan yang baru merintis dan baru berumur jagung ini kebanyakan disebut sebagai perusahaan startup. Perusahaan startup memang memiliki produk yang berbeda-beda, walaupun ada juga produknya mirip sehingga menampilkan sebuah persaingan yang cukup menarik untuk disaksikan. Namun

Jika Anda memperhatikan perkembangan bisnis saat ini, secara gamblang terlihat jelas kalau semakin banyak perusahaan baru yang bermunculan. Para perusahaan yang baru merintis dan baru berumur jagung ini kebanyakan disebut sebagai perusahaan startup.

Perusahaan startup memang memiliki produk yang berbeda-beda, walaupun ada juga produknya mirip sehingga menampilkan sebuah persaingan yang cukup menarik untuk disaksikan. Namun jika melihat lebih detil lagi, perusahaan startup sangatlah dekat dengan penggunaan teknologi. Bisa terlihat dari perusahaan startup transportasi online yang wajib menggunakan smartphone. Begitu juga dengan produk jasa pembayaran, hingga jasa e-wallet yang sangatlah sering digunakan masyarakat pada masa kini. Namun misi utama dari perusahaan startup adalah memecahkan masalah yang ada untuk memudahkan kehidupan masyarakat luas.

Seiring berjalannya waktu, perusahaan startup tidak hanya bergerak di titik yang sama. Mulai bermunculan berbagai macam investor yang berani memberikan gelontoran dana hingga jutaan dollar sebagai modal perusahaan startup dalam berinovasi. Strategi ‘bakar uang’ menjadi sebuah strategi yang marak dan tetap relevan saat ini untuk perusahaan startup.

Baca juga: Belum Siap Sewa Kantor? 5 Pertimbangan bagi Startup Anda sebelum Memiliki Kantor

Para investor pun juga berharap, dengan adanya strategi ‘bakar uang’ yang bisa dirasakan masyarakat dengan munculnya banyak potongan harga hingga cashback, maka masyarakat semakin terbiasa dengan penggunaan teknologi di dalam aktivitas mereka sehari-hari, bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun.

Banyak perusahaan startup yang sukses berkembang hingga menjadi besar, bahkan bisa ekspansi ke negara lain. Dari segi valuasi pun, mereka juga sukses menaikkan valuasi hingga jutaan dollar. Pada akhirnya, muncul julukan unicorn untuk perusahaan startup yang nilai valuasinya sudah menembus hingga di atas satu juta dollar.

Namun tidak hanya berhenti di situ saja. Perusahaan startup yang sudah berumur bertahun-tahun dan mampu memberikan produk yang relevan untuk masyarakat setiap harinya mulai berevolusi ke tingkatan yang selanjutnya, yaitu menjadi sustainable company, karena semakin besar tingkatan suatu perusahaan startup, investor menjadi semakin berpikir ulang dalam menggelontorkan dana. Dari segi julukan pun juga berubah. Tidak lagi dijuluki sebagai unicorn, tetapi decacorn. Apa itu decacorn?

Decacorn adalah sebutan untuk perusahaan startup yang mampu menaikkan valuasi perusahaan mereka hingga di atas 10 juta dollar. Dari segi pencapaian, tentu saja ini adalah angka yang sangat besar. Namun ternyata, di dunia sudah ada belasan perusahaan startup yang mampu mencapai tingkat decacorn, seperti Bytedance, Grab, Lyft, hingga Airbnb. Di Indonesia sendiri, juga ada perusahaan startup dengan tingkat decacorn yaitu Go-Jek.

Baca juga: Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Unicorn Startup

Namun di atas decacorn, ada lagi sebutan untuk tingkatan yang lebih tinggi lagi yaitu hectocorn. Apa yang dimaksud dengan hectocorn?

Hectocorn startup

Hectocorn adalah penyebutan untuk perusahaan yang bisa mencapai valuasi sebesar 100 juta dollar. Dari segi angka sudah jelas lebih tinggi 10 kali lipat daripada decacorn. Jika melihat ke dalam industri perusahaan startup saat ini, sayangnya belum ada perusahaan startup yang bisa masuk ke dalam tingkat hectocorn. 

Hal ini terjadi karena secara valuasi, sudah jelas belum ada yang sukses mendapatkan angka di atas 100 juta dollar. Jika Anda ingin tahu apa saja perusahaan yang sudah mencapai valuasi yang diakui sebagai hectocorn, maka perusahaan tersebut adalah:

  • Google. Didirikan oleh Larry Page & Sergey Brin pada tahun 1998 di Amerika Serikat. 
  • Apple. Didirikan oleh Steve Jobs, Steve Wozniak & Ronald Wayne pada tahun 1976 di Amerika Serikat.
  • Microsoft. Didirikan oleh Bill Gates & Paul Allen pada tahun 1975 di Amerika Serikat.
  • Facebook. Didirikan oleh Mark Zuckerberg, Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz & Chris Hughes pada tahun 2004 di Amerikat Serikat.

Dari nama-nama yang telah disebutkan, tidak dapat dipungkiri kalau perusahaan startup belum ada yang mampu mencapai tingkatan hecocorn dan sebanding dengan perusahaan raksasa lainnya.

Namun jika melihat angka valuasi perusahaan startup tingkat decacorn pada saat ini, cepat atau lambat, bisa saja muncul perusahaan startup pertama yang bisa disebut sebagai hectocorn. Itu hanya masalah waktu saja. Namun yang paling penting, perusahaan startup tersebut bisa membawa sebuah dampak positif untuk masyarakat luas juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *