Pentingnya Public Relations Untuk Startup di Masa Pandemi

Apakah kamu bekerja di startup dan sering kewalahan dalam menjaga komunikasi interpersonal perusahaan? Mungkin perusahaanmu membutuhkan bantuan public relations (PR). Dewasa ini, memiliki tim PR yang efektif menjadi sangat penting dalam membangun strategi komunikasi interpersonal suatu perusahaan. Lantas, dengan adanya pandemi Covid-19, seberapa pentingnya public relations untuk startup?

Untuk mengetahui pentingnya peran public relations untuk startup, CoHive mengadakan sebuah diskusi menarik melalui webinar CoLearn Online dengan judul “Building Startup Brands in Times of Constant Change” (Membangun Brand Startup Pada Masa Tidak Pasti). Turut mengundang Lars Voedisch selaku Founder dan Managing Director PRecious Communications, diskusi ini dimoderatori oleh Bernard Poernomo Partnership Lead CoHive.

“Seberapa pentingnya public relations untuk suatu startup?” Sangat penting karena dengan PR, perusahaan dapat membangun relasi dengan pihak kedua tanpa melakukan pengeluaran yang terlalu banyak, terang Lars. Dalam diskusi ini dijelaskan bahwa PR adalah sebuah proses komunikasi strategis yang membangun hubungan timbal balik antara sebuah organisasi dan publik. Itulah mengapa PR menjadi suatu divisi yang sangat penting karena memiliki peran dalam pertumbuhan suatu perusahaan.

Pada dasarnya, public relations dibutuhkan oleh semua orang, baik untuk individu maupun organisasi, karena PR merupakan usaha sosial dalam berhubungan dengan masyarakat luas. Bagi perusahaan yang sedang berkembang, divisi ini memegang peran penting karena melalui PR, banyak keuntungan yang dapat dimiliki, seperti:

  1. Mencari investor atau membuat pengumuman pendanaan. Bagi startup, proses pendanaan adalah salah satu tahapan terpenting, oleh sebab itu peran PR sangat penting dalam membangun citra perusahaan untuk menarik minat para investor.
  2. Peluncuran produk terbaru dan untuk pertumbuhan bisnis. Sebagai perusahaan berkembang, startup membutuhkan angka penjualan yang baik, oleh karena itu peran PR dalam meningkatkan citra perusahaan dan membangun kepercayaan antar perusahaan dan pelanggan.
  3. Mendorong ekspansi internasional dan mencapai fase dewasa suatu perusahaan. Peran PR dalam membangun dan menjaga reputasi perusahaan sangat penting dalam pertumbuhan perusahaan itu sendiri. Lars menjelaskan bahwa startup perlu memikirkan jangka panjang untuk ekspansi internasional, dalam mewujudkan hal tersebut dibutuhkan strategi komunikasi yang dapat dilakukan oleh divisi PR.

Baca juga: Strategi Bisnis untuk Bertahan di Tengah Pandemi

PR memiliki peran yang signifikan pada pertumbuhan suatu perusahaan. Adanya pandemi mengakibatkan banyak perusahaan berada di posisi yang kritis, oleh sebab itu perusahaan perlu memiliki strategi komunikasi yang efektif. Menghadapi situasi ini, Lars menjelaskan perspektif PR dalam menghadapi pandemi dapat dibagi menjadi tiga hal, yaitu:

Maintain unity.

Lars menjelaskan bahwa dalam keadaan sulit seperti ini penting bagi startup untuk menunjukan rasa empatinya pada pelanggan. Hal tersebut dilakukan untuk menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap bencana yang sedang berlangsung. Sikap empati yang ditunjukkan oleh perusahaan menjadi sangat penting untuk menjaga hubungan perusahaan dengan mitra dan juga para pelanggan.

Be true to the purpose.

Selain menunjukkan rasa empati pada keadaan sekitar dan pelanggan, perusahaan juga perlu menceritakan perspektifnya kepada publik. Tekankan pada masalah yang dihadapi oleh perusahaan anda dan bagaimana perusahaan anda menghadapinya.

Share the survival journey.

Menurut Lars, menceritakan kisah perjalanan perusahaan dalam menghadapi bencana ini penting untuk diketahui publik, karena anda dapat memperlihatkan sisi lain dari perusahaan anda. Cerita anda dapat meyakinkan pelanggan bahwa perusahaan anda memiliki rencana jangka panjang setelah pandemi ini berakhir. Selain itu, penting untuk menunjukkan bagaimana perusahaan anda turut serta dalam membantu komunitas yang terdampak oleh pandemi. Lars mengatakan bahwa dewasa ini, masyarakat tidak hanya tertarik untuk membeli, tetapi juga untuk mengenal dan mengetahui latar belakang produk yang mereka beli.

“Badai menciptakan pecundang dan pemenang, oleh karena itu kita semua perlu untuk mengubah cara berpikir kita sebagai penyintas” jelas Lars. Saat ini semua perusahaan sedang mengalami masa sulitnya, tetapi startup perlu berbesar hati dan menjadikan situasi ini sebagai pelajaran. Oleh sebab itu, startup perlu berpikir realistis dan bertahan melewati pandemi karena perusahaan raksasa pada hari ini adalah mereka yang berhasil melewati ribuan badai di masa lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *