Key Performance Indicator (KPI) untuk Hasil Kerja Lebih Baik

Mengenal Key Performance Indicator untuk Hasil Kerja yang Lebih Baik

Mengenal Key Performance Indicator (KPI)

Arti dari Key Performance Indicator adalah sebuah alat ukur yang dimiliki oleh perusahaan atau organisasi untuk mengetahui kinerja dari para karyawan serta untuk menggambarkan efektivitas dari perusahaan untuk mencapai tujuannya. Key Performance Indicator atau KPI mungkin menjadi salah satu istilah yang sudah tidak asing lagi khususnya bagi Anda yang sudah bekerja. Memang istilah yang satu

Arti dari Key Performance Indicator adalah sebuah alat ukur yang dimiliki oleh perusahaan atau organisasi untuk mengetahui kinerja dari para karyawan serta untuk menggambarkan efektivitas dari perusahaan untuk mencapai tujuannya. Key Performance Indicator atau KPI mungkin menjadi salah satu istilah yang sudah tidak asing lagi khususnya bagi Anda yang sudah bekerja. Memang istilah yang satu ini cukup erat kaitannya dengan karyawan, perusahaan, dan dunia kerja.

Umumnya, sebuah perusahaan memiliki KPI karena dapat membuat karyawan lebih produktif dan bisa meningkatkan target dari perusahaan. Key Performance Indicator sendiri dapat diukur dalam periode bulanan, mingguan, atau bahkan harian. Key Performance Indicator juga bisa digunakan untuk membantu pengembangan diri karyawan serta membantu fokus pada tujuan utama pekerjaan. 

Key Performance Indicator juga berguna untuk memberitahu apa saja tugas dan tindakan yang harus dilakukan. Saat karyawan bisa melakukan pekerjaannya dengan baik dan sesuai dengan KPI yang sudah ditentukan, pastinya akan terjadi efek yang lebih menguntungkan baik untuk perusahaan maupun karyawan. 

Metode Mengimplementasikan Key Performance Indicator

Implementasi Key Performance Indicator atau KPI rupanya bisa dilakukan dengan menggunakan SMART atau Specific, Measurable, Achievable, Realistic, dan Time Sensitive. Berikut ini penjelasannya. 

  • Specific

Tujuan dari pembuatan KPI sudah jelas dan spesifik. Dalam pembuatan KPI, harus diperhatikan bahwa tujuan yang akan dicapai sudah spesifik dan tidak boleh memiliki definisi yang terlalu luas. Saat tujuan yang ditentukan sudah spesifik, maka dalam prosesnya akan lebih mudah dijalankan dan bisa diketahui kapan tujuan itu berhasil dicapai. 

  • Measurable

Selanjutnya adalah measurable yang berguna untuk mengukur hasilnya baik secara kualitas maupun kuantitas. Jika tujuan yang ingin dicapai tidak bisa diukur, tentunya hasilnya pun akan kurang baik. Oleh karena itu, sebaiknya membuat tujuan yang memang dapat diukur sehingga performa karyawan bisa lebih baik. 

Baca juga: Evaluasi Kinerja Karyawan yang Penting Untuk Dilakukan

  • Achievable

Achievable atau sifat dapat dicapai dalam Key Performance Indicator haruslah diformulasikan menjadi tantangan yang perlu dicapai oleh semua karyawan. Jika KPI yang dibuat tidak dapat dicapai, tentu saja akan menjadi sia-sia karena tidak bisa meningkatkan produktivitas. 

  • Realistic

Key Performance Indicator juga harus dibuat secara realistis, sehingga mampu dicapai oleh karyawan. Tujuan yang harus dicapai haruslah masuk akal. Jika tujuan tidak masuk akal, hasil pencapaiannya pun tidak akan maksimal.

  • Time sensitive

Setiap tujuan yang dibuat haruslah memiliki batasan waktu. Jika tujuan yang dibuat tidak memiliki batasan waktu, maka akan lebih sulit untuk mengukur peningkatannya. Jadi, dengan membuat batasan waktu untuk mencapai tujuan, Anda akan lebih dimudahkan untuk mengukur peningkatan kinerja.

Baca juga: Kenali 5 Cara untuk Problem Solving yang Ada di Kantor Anda

Manfaat Key Performance Indicator untuk perusahaan

Dibuatnya Key Performance Indicator atau KPI memang bertujuan agar kinerja karyawan lebih meningkat, sehingga bisa memajukan perusahaan. Selain itu, berikut ini manfaat dari Key Performance Indicator untuk perusahaan yang harus Anda ketahui. 

  • Mengevaluasi kinerja karyawan

Manfaat pertama bagi perusahaan dari adanya Key Performance Indicator adalah kemudahan untuk mengevaluasi kinerja dari para karyawan. Jika perusahaan tidak memiliki Key Performance Indicator, maka biasanya HRD akan cukup kesulitan untuk mengukur performa kinerjanya. Namun, saat sudah dibuatkan KPI, mengaevaluasi hasil kinerja akan lebih mudah dan terlihat jelas hasilnya. 

  • Memacu karyawan untuk lebih berkembang

Key Performance Indicator juga bisa dijadikan sebagai salah satu alat untuk memacu karyawan agar bisa meningkatkan kinerja. Saat karyawan melakukan performa yang baik, tentunya akan bisa meningkatkan produktivitas perusahaan. Saat karyawan belum bisa memenuhi KPI yang telah diberikan, mereka akan berusaha lebih keras hingga berhasil memenuhinya. Hal itu akan menjadi motivasi bagi para karyawan untuk lebih berkembang. 

  • Dapat dijadikan acuan untuk membuat sistem reward bagi karyawan

Sistem reward masih menjadi salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan performa dari karyawan. Dengan membuat sistem Key Performance Indicator, sistem ini bisa dijadikan acuan bagi perusahaan untuk membuat program reward bagi karyawan. Hal itu tentunya bisa memotivasi mereka untuk bekerja lebih giat. 

Baca juga: Cara-Cara Profesional Dalam Melewati Masalah di Kantor

Unsur penting dari Key Performance Indicator

Key Performance Indicator adalah salah satu cara untuk menentukan kesuksesan perusahaan. Berikut ini unsur penting dari KPI yang perlu diperhatikan.

  • Input

Hal yang satu ini perlu dipehatikan karena mencakup berapa banyak sumber daya yang memang dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Selain itu, kualitas dan jenis dari sumber daya juga perlu diperhatikan.

  • Output 

Output adalah hasil dari pengukuran seberapa banyak pekerjaan yang telah dilakukan.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Dilakukan Agar Bisa Efektif Kerja Remote

  • Proses

Aktivitas yang dilakukan untuk mencapai tujuan dan hasil yang diinginkan. Dalam proses ini, diperlukan beberapa hal, seperti konsistensi, efisiensi, dan menjaga kualitas dari proses yang sedang dijalankan. 

  • Dampak

Dampak dari kegiatan yang dilakukan haruslah berhubungan dengan hasil pencapaian. Misalnya, hasil pekerjaannya memiliki dampak yang bagus, seperti dapat meningkatkan penjualan atau meningkatkan brand awareness.

  • Proyek

Setiap proyek yang sedang dijalankan juga perlu diperhatikan setiap kemajuan dan statusnya, sehingga bisa mendapatkan hasil yang lebih memuaskan.  

Key Performance Indicator atau KPI bisa digunakan di setiap divisi kerja dari perusahaan. Setiap KPI tersebut harus memiliki metrik atau sistem pengukuran yang berbeda yang sesuai dengan rincian pekerjaan yang dimilikinya. Jadi, KPI dari setiap divisi berbeda karena pekerjaan dari tim HRD dengan tim penjualan pastinya juga sangat jauh berbeda. 

KPI memang sangat penting untuk diterapkan dalam perusahaan. Penerapan KPI membuat proses evaluasi kinerja setiap karyawan lebih mudah dan Anda pun melihat perkembangannya. Selain itu, Anda juga bisa melihat pertumbuhan bisnis dari perusahaan melalui pencapaian KPI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *