Melarikan Diri Dari Kebosanan Dengan Sandbox VR

Placeholder

CoHive

Features

Jun 13

ISN_0229re-768x510.jpg

Hidup itu terlalu singkat untuk dihabiskan nongkrong dengan teman-teman di tempat yang sama. Salah satu cara untuk melepaskan diri dari hidup yang monoton dan membosankan adalah dengan mencoba Sandbox VR Experience in Partnership With CoHive di mana kita bisa memainkan karakter dalam video game 4D bersama teman dan keluarga.


Pada suatu sore sekelompok teman berkumpul di Lotte Shopping Avenue di lantai dua, di outlet Sandbox VR. Mereka biasanya menghabiskan waktu bermain board games, video games dan escape rooms tapi kali ini mereka akan bermain game dengan cara baru dan modern. Mengingat mereka semua pecinta science fiction tak heran apa bila kali ini mereka memilih untuk memainkan cerita Amber Sky 2088 dari ketiga pilihan yang tersedia.


Setelah menerima penjelasan mengenai pemakaian sensor tangan dan kaki tim ini digiring memasuki ruangan yang berisi peralatan high tech. Setelah mengenakan sensor badan, memasang headset hingga fokus, tak lama mereka dibawa ke dunia digital sebagai robot-robot dengan misi untuk menyelamatkan dunia.


Para pemain berjuang dengan gigih, mengunakan senapan dan perisai sebagai satu tim yang mempertahankan diri melawan musuh yang datang dari semua sisi. Sandbox VR ini memang memerlukan kelincahan karena semuanya bisa bergerak bebas dan bereksplorasi dalam ruangan. Kadang kita terpaksa menunduk atau mengelak untuk menghindari serangan musuh, sehingga rasanya lebih seru lagi dari pada bermain video game di game center.


Setelah menyesuaikan diri dalam waktu singkat, para pemain keasikan bermain sampai lupa kalau mereka sedang memakai sensor di seluruh tubuh. “Lain kali saya mau pakai soft lens saja bukan kacamata supaya headsetnya lebih pas lagi,” kata Achie yang hobi masak ketika melepaskan sensor kepalanya.


Tim ini memiliki misi khusus, dan sama seperti video game pada umumnya harus bermain strategi untuk mendapatkan hasil yang terbaik. “Sepertinya lain kali saya bisa bermain lebih cepat dan lebih aktif karena sekarang sudah lebih paham trik bermainnya,” kata Indy setelah melihat hasilnya sebagai pemain dengan skor menembak musuh yang paling tinggi,


“Saya mau mengajak saudara-saudara sepupu mencoba ini supaya bisa memainkan cerita yang sama.” Si bongsor Dodo juga bahagia dengan hasil yang dia terima tapi dia ingin mencoba cerita VR yang lain, “Next time, aku mau jadi bajak laut!” katanya sambil menunjuk poster The Curse of Davy Jones yang terpampang di outlet.


Pada akhir sesi para pemain mendapat kesempatan untuk mereka sebuah video singkat sebagai karakter yang mereka mainkan serta kesempatan untuk melihat skor dan statistik masing-masing. Sandbox VR juga memberikan dua video yang berisi cuplikan keseruan dan rekap skor sebagai kenang-kenangan bagi para pemain.


“Saya pasti akan mencoba lagi karena ini rasanya seperti bermain video game tapi dengan seluruh badan,” kata gamer sejati Satrya yang sudah merencanakan untuk melawan zombie dalam cerita Deadwood Mansion, apa lagi setelah dia tahu bahwa saat ini ada promo diskon 50% yang ditawarkan melalui Traveloka.


*Promo pembelian di Traveloka berlaku hingga April 2020


Tags