Mengenal Konsep Gaya Hidup Work Life Balance

Work Life Balance dan Kelebihannya Bagi Karir Anda

Work life balance menjadi satu gaya hidup yang semakin sering didengar pada saat ini. Mungkin Anda sendiri sedang menjalankannya dalam aktivitas sehari-hari. Sesuai namanya, work life balance adalah gaya hidup yang menyeimbangkan kesibukan dalam pekerjaan dengan kehidupan pribadi.

Work Life Balance dan Manfaatnya dalam Karir

Tidak dapat dimungkiri bahwa banyak orang yang akhirnya terlalu tenggelam dalam kesibukan pekerjaan hingga lupa mengurus kehidupan pribadinya. Bersosialisasi, meluangkan waktu untuk keluarga, refreshing, bahkan liburan pun tidak sempat karena terlalu sibuk.

Tentu saja hal itu bukanlah pertanda baik karena hampir seluruh tenaga Anda dihabiskan hanya untuk kerja dan kerja. Tidak hanya fisik yang bisa terkuras habis, tetapi mental pun bisa berisiko juga jika Anda membiarkan diri sendiri terus menjalani gaya hidup seperti itu. Inilah mengapa konsep work life balance semakin relevan untuk diterapkan karena memiliki berbagai macam keuntungan. Apa saja keuntungan work life balance?

1. Meningkatkan Produktivitas

Keuntungan work life balance yang pertama adalah meningkatkan produktivitas. Seperti yang kita ketahui, dalam bekerja, diperlukan produktivitas yang konsisten. Namun tidak hanya konsisten, tetapi juga harus ditingkatkan.

Ketika terlalu sering bekerja, hasil yang didapatkan malah burnout hingga produktivitas menurun. Sebaliknya, jika Anda melakukan gaya hidup work life balance secara maksimal, produktivitas akan meningkat dan bisa membawa nilai positif juga untuk performa bagi perusahaan. Kenaikan jabatan pun bisa didapatkan.

2. Meningkatkan Kreativitas

Tidak hanya meningkatkan produktivitas, work life balance juga dapat membawa sisi kreativitas lebih tinggi. Ada berbagai profesi yang memang dituntut untuk selalu kreatif. Sebut saja desainer grafis, content writer, hingga videografer. Produktivitas mereka harus didukung oleh tingkat kreativitas yang baik juga.

Dengan work life balance, maka pikiran menjadi lebih jernih sehingga mampu memberikan ide-ide yang fresh. Hasil akhirnya adalah meningkatnya kreativitas. Hasil kerja akan lebih baik dengan work life balance.

Baca Juga: Mata Lelah Setelah Menatap Layar Laptop? Atasi dengan 4 Cara Ini!

3. Mengurangi Stres dan Jenuh

Stres dan rasa jenuh menjadi kombinasi berbahaya yang dapat merusak performa Anda dalam bekerja. Salah satu pemicunya adalah terlalu banyak bekerja sehingga membuat diri sendiri merasakan dampak negatifnya. Untuk itu, work life balance bisa menjadi cara mengatasi stres dan jenuh ketika bekerja.

Jangan biarkan diri Anda tetap terus bekerja di luar jam kerja dan weekend. Jika hal itu terjadi, maka stres dan jenuh sudah pasti akan datang dan membuat performa Anda menurun. Tetapkan dalam diri Anda bahwa di luar jam kerja dan weekend adalah waktunya fokus pada kehidupan pribadi. Dengan komitmen seperti ini, sudah pasti stres dan jenuh dapat berkurang lebih jauh.

4. Terhindar dari Penyakit

Penyakit lebih mudah menyerang orang yang sedang capek dan stres. Untungnya dengan menjalankan work life balance, Anda bisa terhindar dari berbagai macam penyakit yang identik disebabkan oleh terlalu banyak bekerja. Ada asam lambung, sakit punggung atau pinggang, dan sakit kepala. Tentu saja Anda tidak mau penyakit macam itu datang, bukan? Oleh karena itu, cobalah lakukan work life balance sejak dini agar segala bentuk keuntungan ini dapat Anda rasakan.

Baca Juga: Jenuh Dengan Pekerjaan Anda? Lakukan 7 Hal Ini

Work life balance dapat berjalan lebih sempurna jika Anda memiliki lingkungan kerja yang nyaman dan aman. Apalagi di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini. Di sinilah coworking space dari CoHive hadir untuk memberikan tempat kerja yang mendukung segala macam pekerjaan Anda dengan berbagai fasilitas penunjang. Tersebar di berbagai kota besar Indonesia, rasakan pengalaman bekerja yang menyenangkan dan kunjungi CoHive sekarang juga.

Banner Coliving

    Join Our Newsletter


    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.