Apa itu Quarter Life Crisis? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apa Itu Quarter Life Crisis? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Sudah mengetahui apa itu quarter life crisis? Dari segi namanya sendiri sudah terlihat bahwa ini merupakan masalah yang bisa terjadi pada siapa saja. Tapi bagaimana cara mengatasinya? Untuk memahami masalah ini secara mendalam, simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu Quarter Life Crisis?

Quarter life crisis adalah kondisi depresi sekaligus krisis yang dapat dialami oleh setiap orang ketika sudah menginjak usia 25 tahun. Kekhawatiran langsung melanda pikiran karena dipenuhi berbagai pertanyaan. Ya, biasanya, quarter life crisis itu bisa muncul karena ada ketidakjelasan dalam hidup yang akhirnya membuat orang bertanya-tanya.

Bagaimana nasib karier saya? Bagaimana saya bisa membeli rumah? Bagaimana cara saya untuk menghidupi keluarga nanti? Mengapa saya belum menikah? Itu semua adalah beberapa contoh pertanyaan yang biasa muncul dalam quarter life crisis.

25 tahun dinilai sebagai usia matang dari seseorang. Tuntutan untuk mencapai status hidup mapan dalam waktu dekat membuat krisis ini muncul. Hati-hati, masalah ini siap menyerang wanita dan pria. Jadi, tidak ada pihak yang cenderung jarang mendapatkan quarter life crisis.

Baca Juga: Cara Menjawab Interview Kelebihan dan Kekurangan dengan Tepat

Cara Mengatasi Quarter Life Crisis

Ada beberapa cara mengatasi quarter life crisis. Tidak semua cara cocok untuk dilakukan oleh setiap individu. Namun dengan opsi yang diberikan, Anda mengerti bagaimana caranya keluar dari krisis ini. 

1. Jangan Terlalu Idealis

Cara mengatasi quarter life crisis yang pertama adalah jangan terlalu idealis. Banyak orang yang tetap mempertahankan idealisme ketika semakin bertumbuh. Khususnya dalam karier. Namun tidak dapat dimungkiri bahwa hidup itu harus realistis. Jangan sampai hanya Anda berkutat di dalam idealisme tapi tidak bisa survive di dunia.

Secara perlahan-lahan, cobalah turunkan porsi idealisme Anda sambil menyadari bahwa hal ini dilakukan demi mencapai kehidupan yang lebih baik pada kemudian hari.

2. Tekuni Bidang Karier yang Disukai

Setiap individu memiliki bidang karier yang disukai. Demi bisa keluar dari krisis ini, maka sebaiknya pilih bidang karier yang sesuai dengan diri Anda. Hindari terjun di karier yang kurang Anda sukai karena lama kelamaan, ketika tidak bisa menerima bahwa harus selamanya di sana, quarter life crisis bisa cepat datang. 

3. Tidak Perlu Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Memiliki teman di dalam masa pendidikan terkadang membuat ingin membandingkan kehidupan Anda dengan mereka. Hal itu sudah pasti tidak baik. Apalagi dalam menghadapi quarter life crisis. Perlu ditanamkan dalam pikiran bahwa setiap orang memiliki jalan hidup masing-masing. Ada yang cepat menikah, ada yang cepat dalam naik jabatan, tapi ada juga yang lambat untuk bisa mapan. Perjalanan hidup yang berbeda-beda tidak ada artinya jika malah dibandingkan karena bisa menimbulkan rasa insecure dan overthinking.

4. Mulai Atur Finansial Pribadi

Quarter life crisis yang dapat menghantui cukup dalam adalah tidak bisa hidup mapan pada kemudian hari. Rasa takut itu bisa Anda redam secara perlahan-lahan dengan mulai mengatur finansial pribadi. Lebih rajin untuk menabung sejak dini dan hidup secukupnya, sebesar apapun pendapatan Anda, akan menghilangkan rasa takut untuk tidak bisa hidup mapan. Pada akhirnya, kalimat “hemat pangkal kaya” memang harus diterapkan dalam kehidupan Anda sehari-hari.

Baca Juga: Mengenal Hybrid Office & Kelebihannya

Itulah informasi mengenai apa itu quarter life crisis serta cara mengatasi. Jangan lupa juga untuk bercerita kepada orang-orang terdekat atas masalah Anda. Biarkan saran yang diberikan menjadi penyemangat dan terang di dalam Anda untuk keluar dari krisis ini. 

Banner Coliving

    Join Our Newsletter


    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.