5 Alasan Untuk Beralih ke Hybrid Office

hybrid office

Memasuki tahun pertama semenjak pandemi menjamahi bumi, manusia telah banyak melakukan adaptasi dalam beraktivitas sehari-hari. Meskipun begitu, tentu kecemasan tetap menghantui setiap langkah yang diambil, terlebih bila diharuskan untuk berinteraksi dengan orang banyak. Oleh karena itu konsep hybrid menjadi salah satu solusi untuk beraktivitas, khususnya dalam bekerja.

Hybrid office adalah sebuah konsep yang memadukan bekerja di kantor dan di rumah di waktu yang bergantian. Untuk bekerja di hybrid office dengan efektif, perusahaan perlu membenahi tata cara perusahaan dalam bekerja, khususnya dalam berkomunikasi, memantau pekerjaan, dan tujuan dari perusahaan itu sendiri. Jika kantormu belum yakin sepenuhnya untuk menerapkan konsep tersebut, berikut lima alasan untuk segera beralih ke hybrid office.

 

  • Konsep Hyrbrid, adaptasi model kerja baru di 2021

Pandemi memaksa perusahaan untuk membiarkan karyawannya bekerja dari jarak jauh, sehingga membuat kantor pusat tidak lagi menjadi pilihan utama bagi mereka untuk melakukan pekerjaannya. Namun, perusahaan masih perlu mencari cara untuk mendesentralisasikan tim mereka.

Dengan konsep hybrid office, perusahaan dapat mengatur jumlah karyawan yang dapat memasuki ruang kerja atau headquarternya, sehingga perusahaan dapat menghemat biaya sewa gedung. Bagaimana bisa? Dengan bekerja di hybrid office, perusahaan dapat memperkecil luas kantor pusat mereka yakni dengan memaksimalkan penggunaan ruang kerja fleksibel seperti coworking space. Area bekerja fleksibel yang ditawarkan coworking space tersedia dengan berbagai pilihan luas ruang dan biaya yang terjangkau, sehingga perusahaan dapat menghemat biaya operasi perusahaan.

 

  •  Mengurangi ketidakpastian

Hybrid office dapat memungkinkan bisnis tetap bergerak dengan cepat meskipun berada di tengah-tengah ketidakpastian. Artinya, hybrid office dapat mendukung perusahaan untuk dapat berjalan, karena konsep ini membantu para pegawai untuk beradaptasi dengan pekerjaan meskipun berada di lingkungan yang berbeda. Pandemi memaksa perusahaan untuk beradaptasi dengan cepat jika ingin bisnisnya tetap berjalan dengan baik, oleh karena itu perusahaan perlu mengoptimalkan fleksibilitas, yakni pada ruang kerja dan sistem bekerja itu sendiri.

 

Baca juga: Merasakan Keunggulan Virtual Office di Jakarta

 

  • Lebih baik untuk kesehatan mental

Menurut riset yang dilakukan oleh Deloitte, 43% profesional melihat menurunnya tingkat stress dan meningkatnya kesehatan mental pada pegawai setelah diterapkannya fleksibilitas dalam bekerja. Fleksibilitas dalam waktu kerja dan ruang bekerja ternyata menciptakan keseimbangan yang diincar oleh banyak pekerja, yaitu keseimbangan pada kehidupan pribadi dan profesional. Dengan hybrid office, banyak waktu yang seharusnya dihabiskan diperjalanan ke tempat bekerja dapat digunakan untuk hal bermanfaat lainnya. Selain itu, bila waktunya bekerja di kantor, interaksi yang didapatkan di kantor dapat rasa jenuh bekerja di rumah. 

 

  • Performa yang meningkat

Bila hybrid office dapat diimplementasikan dengan baik, meningkatnya performa pekerja adalah salah satu dampak baik yang akan dihasilkan. Menurut survei tempat kerja A.S Gensler pada tahun 2020 menunjukan bahwa perusahaan yang menggunakan hybrid office memiliki tingkat kreativitas dan problem solving yang lebih tinggi. Selain itu, pegawai dinilai memiliki hubungan komunikasi antar pegawai yang lebih berkualitas. 

 

  • Preferensi pegawai

Hybrid office tidak hanya baik untuk perusahaan, tetapi juga baik untuk para pekerja. Dengan konsep ini,  pegawai dapat diberikan ruang untuk dapat mengurangi aktivitas di luar rumah dan mengoptimalkan social distancing. konsep ini dapat meminimalkan penyebaran infeksi dengan mengurangi jumlah pegawai di kantor dan mengedepankan fleksibilitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.