Pilar startup: Laporan Keuangan, Ketahui tips dan manfaatnya

Cara Membuat Laporan Keuangan

Membangun bisnis sendiri memiliki tantangan yang tidak boleh dianggap remeh. Salah satunya adalah kemampuanmu mengelola keuangan supaya stabil, jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Apalagi jika kamu bergerak di bidang startup, maka laporan keuangan startup sangat penting mengingat bisnis ini biasanya melibatkan banyak pihak. Jika keuangan startup berantakan, bukan hanya bisnis saja yang tidak dapat berkembang, pertanggungjawaban dengan para investor juga pastinya menjadi kacau.

Itulah sebabnya, ada baiknya juga jika kamu mengandalkan ahlinya untuk mengurus masalah finansial atau keuangan bisnis startup tersebut. Dasar dasar membuat perencanaan keuangan dalam business startup juga pastinya tidak sama dengan bisnis dengan model lain yang lebih konvensional misalnya. Jangan sampai keliru dan pastikan laporan keuanganmu jelas karena ada banyak manfaat yang dapat kamu peroleh.

Apa Itu Laporan Keuangan?

Bagi pelaku bisnis hybrid, laporan keuangan perusahaan startup sangat penting karena dari sana dapat terlihat kualitas pengelolaan finansial dan juga kinerja perusahaan yang diindikasikan dari profit dan juga kerugian yang didapatkan dari waktu ke waktu. Laporan keuangan sendiri adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi tertentu misalnya setiap bulan, per 3 bulan, per semester atau tahunan.

Contoh laporan keuangan perusahaan startup sendiri ada cukup banyak. Apapun bentuknya, semua laporan tersebut pasti memiliki beberapa aspek yang wajib ada antara lain posisi keuangan, laba rugi, arus kas dan perubahan modal. Keempat bagian ini nantinya akan merujuk pada satu kesimpulan apakah perusahaan tersebut sehat atau membutuhkan bantuan dalam bentuk beragam tergantung kondisinya. Oleh karena fungsinya yang penting, tips membuat laporan keuangan biasanya dibutuhkan agar laporan tersebut dapat lebih rapi dan jelas sehingga mudah dipahami dan ditindaklanjuti.

Manfaat Laporan Keuangan Bagi Startup

Sebagai perusahaan mandiri yang bergerak di bidang startup, laporan keuangan yang transparan dan jelas sangatlah penting sebab menunjukkan kondisi kesehatan finansial bisnis yang dijalankan. Mengingat pentingnya manfaat laporan keuangan, tidak jarang sebuah perusahaan menyewa akuntan atau siapapun yang ahli dalam bidang ini agar laporan yang dikeluarkan sesuai dengan data valid di lapangan dengan hasil yang benar.

1. Memberikan informasi terbaru terkait perusahaan

Manfaat laporan keuangan bagi perusahaan yang pertama adalah memberikan informasi terkini mengenai perusahaan. Apalagi ketika perusahaan masih baru berjalan, masalah keuangan harus selalu dalam pantauan agar dana yang dimiliki untuk mengembangkan bisnis tidak bergeser dari tujuan awal sesuai dengan proporsi yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Di sisi lain, bagi perusahaan yang sudah tahunan berkiprah, laporan ini juga tidak kalah penting. Semakin lama perusahaan berdiri maka profit, rugi, dan sebagainya pasti akan lebih kompleks. Jika tidak dibukukan dengan baik bukan tidak mungkin akan terjadi penyimpangan yang membawa kerugian bagi usaha yang dijalankan. Dengan laporan yang ditulis dengan baik, kamu jadi tahu bagaimana kondisi bisnismu dari waktu ke waktu.

2. Menetapkan hak bagi masing-masing pihak yang mempunyai kepentingan

Ingat bahwa bisnismu bukan hanya milikmu jika melibatkan investor. Sebagai penyandang dana, investor juga memiliki hak dan kewajiban pada jalannya perusahaan. Dari laporan keuangan yang dibuat, kamu jadi tahu apa saja yang menjadi hak dan tanggung jawabmu. Begitu pula dengan rekan kerja yang ikut membangun bisnis tersebut. Dengan dituliskan secara rapi, runtut dan detail semua pihak yang memiliki kepentingan akan lebih mudah untuk memantau apa saja yang seharusnya mereka berikan dan dapatkan. Harapannya, tidak ada miskomunikasi yang membawa pada pecah kongsi antara pemilik perusahaan dan investor atau pihak lainnya.

 

Baca Juga: Mengenal Pengertian dan Keunggulan Enterprise Space

3. Bahan pertimbangan dalam mengawasi dan mengelola aktivitas yang berjalan

Salah satu cara membuat laporan keuangan adalah menuliskan atau melaporkan segala sesuatunya dengan rinci dan sesuai kondisi. Jika mendapatkan keuntungan besar maka profit harus dituliskan tanpa ditutupi atau disembunyikan. Begitu pula dengan kerugian yang mungkin didapatkan, jangan sampai dikaburkan hanya supaya terlihat sehat dan tidak bermasalah.

Laporan yang valid sesuai kenyataan dan disampaikan dengan detail dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam mengawasi dan mengelola aktivitas yang berjalan. Misalnya saja, jika kebetulan perusahaan merugi karena satu sektor yang selama ini terbukti kurang produktif, maka jajaran pimpinan perusahaan dapat mengambil langkah untuk mengatasinya. Pun jika ternyata tidak ada masalah yang terlihat dari laporan tersebut, pihak pelaksana perusahaan jadi memiliki dasar dan bukti untuk terus melakukan yang selama ini telah berjalan.

4. Mengetahui laba yang diperoleh

Semua pengusaha pasti menginginkan laba atau keuntungan. Dan sebagai pelaku bisnis kamu juga pasti memiliki target laba pada jangka waktu tertentu. Untuk melihat apakah targetmu itu sudah tercapai atau malah masih jauh dari harapan, laporan keuangan sangat dibutuhkan supaya kesimpulan tersebut memiliki dasar logis dan matematis yang dapat dipertanggungjawabkan. Jika laba yang diperoleh ternyata kurang, kamu dapat meninjau kembali strategi yang dijalankan. Sebaliknya, jika bahkan melebihi ekspektasi, kamu dapat lebih tenang menjalankan sistem yang telah berlangsung sekian lama.

5. Mengetahui kerugian

Kerugian bukan hal yang menyenangkan. Tapi, menutup mata dari masalah ini justru bahaya karena akan menggerogoti perusahaan dari dalam. Dengan laporan keuangan yang jelas kamu dapat mengetahui terjadinya kerugian, pada sektor apa kerugian terjadi dan seberapa besar yang harus kamu derita. Dengan mendapatkan informasi tersebut, kamu jadi bisa menyusun strategi agar kerugian dapat tertutupi atau setidaknya tidak semakin menjadi.

6. Mengetahui kelemahan dan kekuatan perusahaan

Dengan laporan keuangan perusahaan startup, kamu dapat mengetahui kelemahan dan kekuatan perusahaan yang tercermin dari neraca maupun laba rugi. Kelemahan dan kelebihan ini menjadi pengingat untuk kamu agar dapat menjalankan bisnis dengan lebih baik lagi ke depannya. Kekuatan yang ada dapat dimaksimalkan sedangkan kelemahan dapat dicarikan jalan keluar.

7. Membantu mencapai target yang telah ditetapkan

Semua bisnis sudah seharusnya memiliki target tertentu dalam kurun waktu yang ditetapkan. Target ini bukan hanya menjadi pelecut semangat namun juga tujuan yang akan membawa perusahaan lebih baik lagi ke depannya. Jika memiliki laporan keuangan yang baik, kamu dapat mencapai targetmu dengan lebih mudah sebab secara periodik tahu ada dimana posisi perusahaan saat ini. Apakah masih jauh dari target yang ditentukan, atau justru sudah melebihinya. Jika ternyata masih jauh, kamu dapat menentukan langkah tepat untuk dilakukan agar tangga menuju kesuksesan lebih mudah dilalui.

4 Jenis Laporan keuangan yang harus dipersiapkan startup

Bicara mengenai laporan keuangan, kamu perlu tahu bahwa ada beberapa jenis laporan yang musti ada di dalamnya seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Laporan tersebut meliputi:

1. Laba Rugi

Pertama adalah laporan laba rugi. Seperti namanya, laporan ini akan menunjukkan bukan hanya presentase namun juga besaran keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Demikian juga dengan kerugian yang mungkin dialami. Laporan ini dibuat berdasarkan pendapatan dan juga beban atau pengeluaran perusahaan sehingga dapat ditarik kesimpulan untung atau merugi. Dengan memberikan informasi tersebut perusahaan dapat mengetahui kondisi keuangannya dengan benar.

2. Neraca

Disebut juga dengan laporan posisi keuangan, neraca digunakan untuk memantau entitas dalam periode tertentu dan menunjukkan posisi keuangan perusahaan di akhir periode yang dimaksud. Neraca ini akan menunjukkan keseimbangan prinsip dari 3 unsur yaitu aset, kewajiban dan modal.

Baca Juga: Peran Program akselerasi Untuk Startup

3. Arus kas

Arus kas atau cash flow berisi arus uang masuk dan keluar. Informasi ini berguna untuk melihat pola pinjaman perusahaan, pembayaran kembali, investasi oleh pemilik dan juga dividen.

4. Perubahan modal

Laporan perubahan modal berisi informasi mengenai perubahan modal akibat laba atau rugi yang didapat pada periode tertentu. Itulah sebabnya, pembuatan laporan ini sangat bergantung pada laporan laba rugi yang sudah dibuat sebelumnya.

Meskipun terkesan ribet dan rumit, apalagi jika kamu tidak terbiasa dengan akuntansi atau pembukuan, laporan keuangan perusahaan startup ini sangat penting. Jadi, harus dikerjakan dan dilaporkan dengan hati-hati. Jangan ragu untuk meng-hire orang yang ahli dalam bidang ini supaya laporan perusahaanmu jelas dan terlihat pula kondisi yang sebenarnya. Untuk Anda yang sedang membangun perusahaannya sendiri, CoHive menyediakan virtual office dengan paket yang dapat menunjang kebutuhan perusahaan Anda.

Laporan Keuangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.