Jiwa Entrepreneurship yang Bisa Dikembangkan Oleh Diri Anda

Jiwa Entrepreneurship Bisa Ditumbuhkan Dengan 5 Hal Ini

Jiwa Entrepreneurship

Banyak orang yang memutuskan untuk membuka usaha sendiri. Sebagai entrepreneur yang baik, dibutuhkan nilai-nilai yang tepat di dalam diri mereka agar mampu mencapai satu tujuan yang selama ini ingin dicapai.

Mencari nafkah setiap harinya sudah menjadi suatu aktivitas yang dilakukan oleh banyak orang, khususnya para orang dewasa. Bekerja di perusahaan dengan jabatan tertentu dan bisa menjalankan pekerjaan dengan baik dan lancar adalah tujuan yang ingin dicapai oleh setiap karyawan. 

Namun jika Anda melihat sekitar, pastinya ada beberapa teman, kerabat, atau saudara yang tidak mau bekerja di kantor, kerja jam 9-5, hingga menunggu gaji bulanan. Mereka lebih memilih untuk membangun bisnis sendiri. Profesi ini biasa disebut sebagai entrepreneur. Entrepreneurship adalah orang yang lebih memilih untuk membangun usaha sendiri dari nol. Selain itu mereka juga melihat peluang bisnis yang besar untuk satu industri. Daripada hanya berdiam diri saja, maka lebih baik membuka usaha saja. Entrepreneurship sebenarnya memiliki peluang untuk mendapatkan pendapatan yang tidak kalah besarnya dengan pekerja kantoran. Bahkan bisa lebih besar dari sebagian besar orang. 

Memang pendapatan yang didapatkan dari bisnis yang dibangun sendiri itu tidak selamanya konsisten dalam jumlah yang sama. Terkadang kerugian dari segi materi juga bisa datang di dunia entrepreneurship. Namun tetap saja, kesenangan dalam menjalankan bisnis yang dibangun sendiri memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan menjadi pekerja kantoran saja.

Jiwa entrepreneurship memang tidak dimiliki oleh banyak orang. Ada yang memang memiliki mental untuk bekerja kantoran saja, tapi ada juga yang lebih ingin membangun usaha sendiri. Namun jiwa entrepreneurship pun terkadang juga tidak ada di dalam diri orang-orang yang sudah menjadi wirausaha. Ketika mereka tidak memiliki jiwa itu, yang muncul adalah kegagalan, rasa tidak mampu untuk maju dan tidak berani mengambil risiko. Akhirnya bisnis yang telah dirancang dan dibangun tersebut malah hancur di tengah jalan.

Baca juga: 3 Entrepreneur Muda Indonesia yang Sukses Sebelum Usia 30-an

Untuk bisa mengetahui apakah di dalam diri Anda ada jiwa entrepreneurship, di bawah ini ada lima poin yang membahas tentang apa saja sisi utama dari entrepreneurship itu sendiri.  Semua nilai di bawah ini saling berkesinambungan untuk membentuk jiwa entrepreneurship yang kuat. Berikut ulasan lengkapnya.

Mampu melihat peluang emas

Jiwa entrepreneurship harus memiliki berbagai macam nilai di dalamnya. Salah satunya adalah mampu melihat peluang emas. Di dalam dunia bisnis, banyak sekali peluang yang terbuka. Tidak hanya ada di dalam satu sektor bisnis saja, tetapi juga ada di sektor bisnis lainnya. Untuk bisa mendapatkan peluang itu, Anda harus mampu melihat peluang emas yang ada di dalamnya. Contoh peluang emas yang bisa Anda ambil adalah melebarkan sayap bisnis. Misalkan Anda berbisnis konveksi rumahan, lalu ketika Anda akhirnya bisa memproduksi alat sablon sendiri, maka Anda bisa menggunakannya sebagai bisnis juga. Sekarang Anda bisa menjual alat sablon tersebut ke perusahaan konveksi rumahan lainnya. Sumber pendapatan baru akhirnya bisa Anda dapatkan. Dengan kondisi ini, sebaiknya Anda jangan sampai melewatkan peluang emas di bisnis tempat Anda berkecimpung. Jika Anda mampu melihat peluang bisnis, berarti Anda memiliki jiwa entrepreneurship.

Memiliki keyakinan dan niat dalam menjalankan bisnis

Tidak mungkin rasanya membuka sebuah usaha tanpa adanya keyakinan dan niat. Itu juga yang harus ada di dalam diri Anda ketika mau membuka usaha. Dengan memiliki keyakinan dengan usaha Anda dan memiliki niat untuk menjalankan bisnis setiap harinya tanpa mengenal lelah, maka jawaban yang paling tepat adalah terus berusaha dan giat bekerja. Jika muncul keraguan dengan usaha yang Anda jalankan, sebenarnya itu tidak masalah. Namun pada akhirnya, Anda harus tetap mengubah keraguan itu menjadi keyakinan dan terus maju untuk mensukseskan bisnis yang sudah Anda bangun dari bawah hingga detik ini.

Baca juga: 4 Tantangan yang Akan Anda Hadapi untuk Menjadi Entrepreneur

Memiliki kemampuan dalam jualan

Kemampuan dalam jualan tidak mungkin dilupakan di dalam entrepreneurship. Setiap usaha yang dijalankan, pastinya ada sesuatu yang dijual. Apapun bentuknya, dari produk dalam bentuk barang hingga jasa. Namun untuk insting dalam berjualan, tidak semuanya langsung memiliki hal itu. Ada yang sudah mendapatkannya dari pengalaman, ada yang sudah mendapatkannya dari pendidikan formal yang telah mereka lakukan, hingga yang belum sama sekali. Namun tenang saja. Hal itu bisa diasah secara otodidak. Anda bisa membaca dari berbagai sumber, mengikuti training, hingga lebih mengetahui seluk beluk bisnis yang Anda jalankan. Dengan begitu, kemampuan dalam jualan yang Anda miliki bisa bertumbuh ke arah yang lebih baik.

Mau belajar dari kesuksesan orang lain

Jika Anda melihat dunia luar, pastinya Anda melihat betapa banyaknya entrepreneur yang sukses membangun bisnis dari bawah hingga menjadi perusahaan yang memiliki pegawai ratusan hingga ribuan. Dari sanalah harusnya Anda belajar. Motivasi itu bisa muncul setelah Anda mengetahui perjuangan dan masalah yang telah dilalui oleh mereka. Dari sana, Anda bisa belajar juga tentang bagaimana membangun bisnis dengan baik dan tepat. Namun biasanya, ada hal negatif yang terkadang dilakukan orang setelah melihat kesuksesan orang lain yaitu ingin segera secepatnya mungkin mencapai level kesuksesan orang lain. Padahal semuanya itu harus bertahap, begitu juga dengan para wirausahawan yang sudah sukses sebelumnya. Semua orang memiliki perjalanan masing-masing, termasuk Anda juga.

Jiwa entrepreneurship bisa tumbuh secara perlahan-lahan. Namun semua nilai di atas memang sebaiknya dimiliki oleh Anda agar bisnis yang dijalankan bisa tumbuh secara perlahan-lahan dan mampu menjadi lebih baik lagi setiap waktunya. Semoga informasi tentang entrepreneurship ini bisa bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *