Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Unicorn Startup

Placeholder

CoHive

People and Culture

Jul 17

Segala-Hal-yang-Perlu-Anda-Ketahui-tentang-Unicorn-Startup-768x502.jpg

Unicorn startup tentu menjadi istilah yang akhir-akhir ini sering Anda dengar. Unicorn startup adalah julukan yang diberikan kepada perusahaan rintisan yang sudah berhasil meraih valuasi lebih dari US$1 miliar. Contoh startup Indonesia yang sudah berhasil meraih status unicorn adalah GOJEK dan Grab. Dua perusahaan pemberi layanan jasa transportasi ini bahkan sudah meraih status decacorn yang lebih besar daripada unicorn. Supaya lebih mengenal lagi tentang istilah unicorn startup, mari simak fakta-fakta di bawah ini.


Muncul di tahun 2013


Istilah unicorn startup pertama kali dikenalkan oleh Aileen Lee, seorang pemodal kapital, di tahun 2013. Istilah ini digunakan untuk merujuk perusahaan teknologi yang dinilai memiliki solusi dan ide tak biasa dengan valuasi yang sudah lebih dari US$1 miliar. Sejak saat itu, istilah unicorn startup lebih banyak dikenal di dunia perusahaan rintisan sebagai tolok ukur keberhasilan perusahaan. Jika sebuah startup sudah berhasil mengantongi valuasi dengan nilai mencapai US$ 1 miliar, otomatis akan dianggap sebagai startup yang berhasil dan memiliki masa depan baik di waktu yang akan datang.


Ditentukan oleh nilai valuasi


Salah satu patokan yang menjadi tolok ukur status unicorn pada perusahaan startup adalah valuasi. Valuasi secara gampang diartikan sebagai nilai dari sebuah startup. Karena startup tergolong semi-enetrprise, nilai valuasi biasanya ditentukan berdasar persetujuan para founder dan investor. Jadi, tidak ada perhitungan pasti yang digunakan untuk menghitung nilai valuasi sebuah startup.


Umumnya, investor memiliki prosedur perhitungan dan benchmark internal yang dilihat dari produk yang dipasarkan, traksi pengguna, kapabilitas founder dan co-founder, serta potensi keberlangsungan perusahaan di masa yang akan datang. Untuk membuktikan valuasi startup, beberapa komponen tertentu yang dimiliki oleh perusahaan akan dijadikan bukti.


Cara menghitung valuasi startup


Nilai valuasi menjadi tolok ukur utama sebuah startup mendapat gelar unicorn. Nilai valuasi ini tidak dengan begitu saja diraih atau didapatkan. Hal ini sangat bergantung dengan nilai pasar dan proyeksi keuangan. Nilai pasar adalah angka valuasi yang diberikan oleh investor terhadap suatu perusahaan. Nilai inii bisa bertambah jika founder mampu memberikan komponen lain yang akan menguatkan nilai valuasinya. Jika komponen yang berupa aset dan talenta bisnis tersebut dianggap potensial dan bernilai, maka angka valuasi bisa bertambah.


Sedangkan proyeksi keuangan berhubungan erat dengan tren, profit bisnis dari waktu sebelumnya, dan traksi pengguna. Profit bisnis dapat digunakan untuk produk apapun. Profit bisnis menunjukkan bahwa sebuah startup mampu memberikan keuntungan penjualan dengan cara yang paling mudah. Sedang traksi pengguna dan tren, hanya digunakan untuk startup dengan produk digital.


Unicorn startup di Indonesia


Grab menjadi salah satu unicorn startup yang berhasil meraih valuasi lebih dari US$1 miliar. Startup ini bahkan sudah menjadi decacorn yang mana nilai valuasinya lebih tinggi dari unicorn. Keberhasilan Grab disusul oleh Gojek yang setelah menjadi unicorn bisa berubah ke level decacorn. Gojek dianggap memiliki layanan yang solutif untuk masalah sehari-hari yang dialami oleh masyarakat.


Saat ini, ada banyak lagi unicorn startup Indonesia yang bersaing untuk level decacorn. Di antaranya ada Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak. Startup yang merupakan e-commerce terkenal ini menjadi platform yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia karena layanannya sangat memudahkan aktivitas belanja sehari-hari. Jika startup ini memberikan inovasi baru yang bisa menjanjikan untuk ke depannya, bukan tidak mungkin startup decacorn Indonesia semakin bertambah.


 


Semua unicorn startup adalah perusahaan rintisan yang dimulai dari nol. Dibutuhkan kerja keras dan ide solutif yang bisa membuat startup ini bertahan dan meraih nilai valuasi tinggi. Jika saat ini Anda sedang merintis usaha startup, semoga informasi ini dapat menjadi inspirasi dan memacu semangat.


Tags