Evaluasi Kinerja Karyawan yang Penting Untuk Dilakukan

Evaluasi Kinerja Karyawan

Perusahaan yang menjalankan aktivitas bisnisnya sehari-hari pastinya diisi oleh belasan, puluhan, ratusan, bahkan ribuan karyawan yang saling bahu membahu untuk bekerja dan berkontribusi dengan baik bagi tempat mereka bekerja. Karyawan yang baik tentunya memiliki kinerja yang optimal setiap bulannya dan mampu mencapai target yang telah ditentukan. Selain itu, mereka juga mampu menjadi role model di dalam perusahaan, sekaligus bisa membantu rekan kerja lainnya untuk berkerja dengan optimal juga.

Sebagai perusahaan, pastinya pihak manajemen juga perlu melakukan penilaian untuk kinerja para pegawainya. Penilaian ini dilakukan agar bisa melihat sisi positif dan juga sisi negatif yang sekarang ada di dalam bisnis tersebut. Pastinya untuk sisi positif akan berusaha untuk dipertahankan dan di-upgrade lebih baik lagi, sedangkan sisi negatif akan berusaha untuk dibuang. Maka dari itu, evaluasi kerja karyawan menjadi satu hal yang wajib ada.

Cara melakukan evaluasi kinerja karyawan

Evaluasi kerja karyawan merupakan satu cara tepat agar bisa mendapatkan feedback dari hasil kinerja para karyawan. Untuk bisa melakukan evaluasi tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh pihak manajemen perusahaan, seperti:

  • Melakukan evaluasi secara rutin dan konsisten

Cara pertama di dalam melakukan evaluasi kerja karyawan adalah melakukan evaluasi secara rutin dan konsisten. Biasanya, evaluasi kerja karyawan dilakukan sebanyak satu hingga dua kali dalam satu tahun. Namun jika memang Anda ingin memberikan pendekatan yang berbeda dengan melakukan evaluasi lebih banyak lagi dalam satu tahun – bahkan bisa tiga bulan sekali atau dua bulan sekali – itu bukanlah langkah yang salah. Intinya Anda bisa memilih jumlah evaluasi sesuai dengan keinginan manajemen. Poin paling pentingnya adalah dilakukan secara rutin dan konsisten.

  • Sebaiknya dilakukan dengan cara bertatap muka

Ada berbagai cara di dalam melakukan evaluasi kerja karyawan. Namun cara paling tepat dan ampuh adalah dilakukan dengan bertatap muka langsung. Pihak manajemen tinggal memanggil masing-masing karyawan, lalu memberikan penjelasan tentang evaluasi kerja mereka di dalam beberapa bulan terakhir. Di sana pun, semuanya harus dijelaskan dengan gamblang serta jelas agar karyawannya itu sendiri tahu apa yang telah mereka kerjakan selama ini.

Jika bagus, berikan pujian penuh untuk karyawan. Jika ada yang kurang bagus, maka berikan pengarahan serta saran agar karyawan tersebut bisa termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan.

Baca juga: Cara-Cara Profesional Dalam Melewati Masalah di Kantor

  • Gunakan bahasa yang sesuai 

Saat menyampaikan evaluasi kepada masing-masing karyawan, sebaiknya Anda menggunakan bahasa yang sesuai dan pas, seperti “perkembangan”, “pencapaian”, “kemampuan dalam berkomunikasi”, dan yang sejenis agar bisa membawa arti dan penyampaian yang lebih positif lagi. Memang sebaiknya Anda menggunakan bahasa yang tepat agar tidak malah menjatuhkan karyawan tersebut, karena alasan utama dari evaluasi kerja karyawan adalah memberikan motivasi dan kesan positif untuk membangun.

  • Harus bersikap jujur dan tanpa memiliki kepentingan pribadi

Cara terakhir adalah bersikap jujur dan tidak membawa kepentingan pribadi. Sikap jujur harus selalu dikedepankan di dalam setiap evaluasi. Dengan begitu, karyawan pun tahu apa kelebihan  mereka dan juga apa kekurangan mereka. Selain itu, jangan pula ada kepentingan pribadi di dalam memberikan penilaian evaluasi kerja karyawan. Selalu berikan yang jujur dan adil serta independen sesuai dengan kinerja yang diberikan karyawan selama ini.

Apa tujuan sebenarnya dari evaluasi kinerja karyawan?

Setiap tindakan yang dilakukan di dalam perusahaan pastinya memiliki tujuan. Jika tidak ada tujuannya, maka tindakan tidak tersebut tidak ada gunanya. Untuk evaluasi kinerja karyawan sendiri, tentu ada tujuan yang ingin dicapai oleh pihak manajemen perusahaan, yaitu:

  • Melihat sisi mana yang harus diperbaiki

Salah satu tujuan utama dari diadakannya evaluasi kerja karyawan adalah melihat sisi mana saja yang sebaiknya diperbaiki dari masing-masing karyawan. Dengan penilaian ini, maka dari pihak karyawannya sendiri, bisa mengetahui kekurangan yang sebelumnya tidak mereka sadari. Dari pihak perusahaannya pun bisa melihat upgrade yang dilakukan karyawan tersebut juga. Jadi dari kedua belah pihak bisa mendapatkan jalan keluar dari masalah yang ada.

  • Memberikan penghargaan kepada karyawan berprestasi

Tidak hanya untuk melihat sisi yang harus diperbaiki saja, tetapi juga untuk memberikan penghargaan kepada karyawan yang berprestasi dan mampu memberikan kinerja yang baik. Dengan demikian, karyawan tersebut bisa merasa dihargai oleh perusahaan. Bagi yang lainnya pun juga akan merasa terpacu agar bisa merasakan penghargaan yang diberikan kepada rekannya yang lain. 

Baca juga: Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Karyawan

  • Bisa melindungi perusahaan secara hukum

Terakhir adalah bisa melindungi perusahaan secara hukum. Maksud dari poin ini adalah perusahaan bisa memutus kerja karyawan yang pada akhirnya melakukan kesalahan yang fatal, tidak mampu memenuhi kewajiban pekerjaan yang sudah diberikan kepada mereka, hingga masalah lainnya yang bisa memberikan masalah kepada perusahaan. Dengan evaluasi ini, bisa dibilang pihak manajemen tidak perlu kesulitan mencari cara di dalam memutus kontrak atau kerja dari karyawan yang dimaksud. Hasil dari evaluasi ini pun harus disimpan dalam bentuk fisik agar bisa digunakan sebagai bukti kuat jika karyawan tersebut memutuskan untuk menggugat perusahaan.

Dengan penjelasan tentang cara melakukan evaluasi kerja karyawan serta apa tujuannya, maka sudah terlihat kalau evaluasi di dalam perusahaan itu penting karena memberikan banyak sekali manfaat. Manfaat itu tidak hanya untuk perusahaan saja, tetapi juga untuk karyawan juga agar mereka bisa memberikan memperbaiki diri dan memberikan kinerja yang lebih baik lagi. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *