Corporate Culture adalah Hal yang Dibutuhkan Perusahaan. Kenapa?

Corporate Culture yang Bisa Anda Terapkan Agar Bisnis Semakin Sukses

Corporate Culture adalah Hal yang Dibutuhkan Perusahaan. Kenapa?

Bisa dibilang kalau corporate culture adalah cara-cara interaksi perusahaan dengan karyawannya. Begini beberapa cara yang dapat diterapkan.

Bisa dibilang kalau corporate culture adalah cara-cara interaksi perusahaan dengan karyawannya. Interaksi ini termasuk komunikasi, penyaluran aspirasi, pemberdayaan karyawan, dan masih banyak lagi. Jelas bukan hal yang sepele, corporate culture suatu perusahaan banyak berkontribusi pada pertumbuhan kualitas kerja juga. Bahkan, dapat memengaruhi performa kerja karyawan hingga 30%. Sayangnya, tidak sedikit juga perusahaan yang masih mengabaikan corporate culture.

Corporate culture adalah tolok ukur yang dijadikan sebagai penentu citra perusahaan. Jika perusahaan beroperasi dengan corporate culture yang tidak baik, citranya pun tidak akan baik di mata publik. Imbasnya kemudian jatuh pada brand dan loyalitas pelanggan, bahkan juga pada jumlah dan kualitas karyawan yang bekerja. 

Sampai di sini jadi jelas mengapa corporate culture penting. Terutama untuk diterapkan agar bisnis semakin sukses. Begini beberapa cara yang dapat Anda lakukan.

Budaya komunikasi yang baik

Corporate culture adalah sistem yang dapat berjalan baik jika komunikasinya pun dilakukan dengan baik. Komunikasi yang terjalin di sini ada dalam konteks komunikasi antar perusahaan dan karyawan, baik itu komunikasi yang dilakukan secara hierarki maupun komunikasi kasual. Anda dapat melihat sendiri bagaimana komunikasi yang baik dapat memberikan dampak-dampak baik lainnya.

Di dalam tim, hubungan dan komunikasi yang baik antara ketua tim dengan para anggota akan menghasilkan kerja tim yang lebih optimal. Di level manajer pun sangat memerlukan komunikasi yang baik. Secara topik pun tidak melulu harus membahas perkara kerja. 

Percakapan santai berupa topik-topik ringan juga dapat dilakukan untuk mencairkan suasana. Buah dari komunikasi yang baik tentu saja hubungan yang solid dan saling mengerti. Ini akan jadi keuntungan besar bagi perusahaan.

Baca juga: Pertahankan Putaran Bisnis saat Pandemi

Tingkatkan keterlibatan karyawan

Dalam setiap tanggung jawab dan pekerjaan, jangan ragu untuk melibatkan karyawan lebih jauh. Inisiasi seperti ini jadi tanda kepercayaan perusahaan pada karyawan. Di sisi lain, ini berarti perusahaan juga wajib untuk mengawasi kinerja karyawan. Memastikan potensi-potensi yang ada diapresiasi dengan melibatkan mereka, baik dalam bentuk tanggung jawab yang lebih tinggi atau promosi jabatan.

Meningkatkan keterlibatan karyawan ini tentunya dilakukan dengan porsi dan pengawasan yang tepat. Didukung juga dengan alasan-alasan yang profesional, sehingga karyawan juga dapat percaya pada sistem yang diterapkan oleh perusahaan. Bukan tidak mungkin juga melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan-keputusan dalam ranah yang dianggap perlu.

Budaya transparansi

Transparansi dan corporate culture adalah paket wajib dalam penerapannya. Sistem-sistem yang menjunjung nilai-nilai transparansi di kantor punya nilai tersendiri di mata karyawan. Keterbukaan ini bisa jadi faktor kepastian yang dapat diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya terkait masa depan, baik masa depan perusahaan secara keseluruhan dan masa depan karyawan di perusahaan itu sendiri.

Menerapkan transparansi ini termasuk memberitahukan dengan terbuka jika terjadi permasalahan. Terutama permasalahan yang ada kaitan langsung dengan nasib karyawan. Anda juga bisa mempertimbangkan untuk mengajak karyawan dalam brainstorming mencari solusi, Sehingga, dapat dilihat opsi-opsi baru yang memungkinkan untuk dilakukan. 

Jalan transparansi ini juga akan membuat karyawan jauh lebih bisa menerima keputusan-keputusan besar yang perlu diambil perusahaan. Di sisi lain, dapat menekan selisih paham yang tidak perlu antara perusahaan dan karyawan.

Baca juga: Cara yang Bisa Anda Lakukan untuk Mengukur Penilaian Kinerja

Terbuka terhadap keluhan

Selain menerapkan budaya transparansi, terbuka terhadap keluhan-keluhan yang dilayangkan karyawan juga penting. Sebaik-baiknya corporate culture dikembangkan dan diterapkan, bukan berarti tidak ada masalah. Buatlah sistem yang memungkinkan karyawan Anda dapat menyampaikan keluhan dan aspirasi dengan baik. Pastikan juga keluhan ini menjadi perhatian subyek-subyek terkait, sehingga solusi bisa segera diambil.

Dalam prosesnya, sebaiknya melibatkan divisi Human Resource (HR) agar lebih profesional. Tim HR dapat dijadikan perantara dari pihak perusahaan untuk mencari solusi terbaik terhadap keluhan-keluhan yang disampaikan. Tujuan utamanya sederhana, tidak memberikan kerugian baik pada perusahaan maupun karyawan yang bersangkutan.

Sistem perekrutan yang selektif

Oleh karena nantinya corporate culture ini jadi tradisi yang mencirikan perusahaan dan bisnis Anda, mulailah menerapkannya sedari awal. Sejak perekrutan karyawan, corporate culture sudah diterapkan. Berlakukan sistem perekrutan dengan nilai-nilai positif dan menjaga etika komunikasi yang baik. Mengingat dalam perekrutan karyawan, daya evaluasi tidak hanya menjadi hak pemilik bisnis atau perusahaan, tetapi juga karyawan terhadap perusahaan tersebut.

Sekalipun seorang kandidat akhirnya tidak bekerja di perusahaan atau bisnis Anda, paling tidak ia sudah merasakan corporate culture yang baik. Sistem perekrutan yang asal-asalan dan tidak memperhatikan etika dalam pelaksanaannya akan jadi ulasan dan tampilan buruk bagi bisnis. Dengan begini, tujuan Anda membangun bisnis yang sukses semakin jauh. Terapkan transparansi, komunikasi, dan keterbukaan sedini mungkin, agar nantinya Anda tidak menyesal.

Baca juga: Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Karyawan

Sadari bahwa tujuan dari corporate culture adalah menjaga relasi yang baik antara perusahaan dan karyawan. Apalagi, mengingat latar belakang orang-orang yang bekerja di bisnis Anda bisa jadi benar-benar berbeda satu sama lain. Sama halnya dengan orang-orang yang bekerja di coworking space. CoHive sendiri sebagai salah satu penyedia coworking space juga menerapkan corporate culture yang serupa demi terjalinnya kerja yang sinergis, kolaboratif, dan baik bagi satu sama lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *