5 Tips Untuk Memilih Co-founder Startup Yang Tepat | CoHive Blogs

5 Tips Untuk Memilih Co-founder Startup Yang Tepat

Jika kalian membentuk sebuah startup, tentu kalian tidak dapat menjalankan dan membentuknya dengan sendirian saja bukan? Setidaknya kalian membutuhkan co-founder untuk membantu mengembangkan startup kalian tersebut.

Untuk memilih co-founder pastinya bisa jadi menjadi pilihan yang sulit bagi startup founder. Karena pemilihan co-founder juga sangat berdampak bagi perjalanan startup kalian. Tidak sedikit kasus sebuah startup akhirnya jalan ditempat bahkan pensiun dini akibat tidak cermatnya founder memilih seorang co-founder.

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah, hal penting apa saja yang harus diperhatikan saat memilih co-founder untuk sebuah startup? Ini dia tips untuk memilih co-founder yang tepat

5 Tips Memilih Co-Founder Untuk Startup

1) Pilihlah Berdasarkan Skill & Kemampuan Yang Ia Miliki

Banyak founder startup yang memilih co-founder hanya karena ‘teman dekat’ saja. Saat ia memiliki ide untuk sebuah startup, ia langsung menunjuk seseorang untuk menjadi co-founder berdasarkan pertemanan saja. Padahal selain faktor teman, faktor lainnya yang sangat penting adalah skill & kemampuan yang ia miliki.

Jika kalian ingin menujuk seorang co-founder, pilihlah karena skill & kemampuan yang ia miliki memang sangat cocok untuk menjadi co-founder anda. Karena bagaimana pun, startup kalian adalah sebuah ‘mimpi’ yang sedang kalian perjuangkan.

2) Cek Latar Belakang, Apakah Money Oriented?

Membentuk dan merintis sebuah startup dari awal tentu harus membutuhkan komitmen yang sangat kuat antara founder & co-founder. Jadi pastinya orang – orang di awal pembentukan startup harus diisi dengan orang- orang yang memiliki komitmen yang kuat.

Salah satu cara mengeceknya adalah cek terlebih dahulu pengalaman – pengalaman sebelumnya, apakah co-founder anda sering berpindah – pindah perusahaan? Apakah alasannya karena money oriented? Karena tentu mendirikan startup pada awal – awal seringkali masih berasal dari ‘dana sendiri’.

Tentu jika anda memilih co-founder yang berkomitmen hanya untuk jabatan & money oriented, tentu bisa menjadi sebuah kerugian bagi anda. Sewaktu – waktu anda dapat ditinggal oleh co-founder anda ke tempat yang lainnya.

3) Memiliki Visi Yang Sama

Membangun sebuah startup tentu tidak hanya seputar membangun bisnis dan menjalankan saja. Seorang co-founder tentu harus memiliki visi yang sama dengan founder startup terhadap startup yang akan dibesarkan.

Pertanyaan seperti ‘Apa tujuan besar terhadap startup ini dimasa mendatang?’ dapat menjadi pintu awal untuk mengetahui apakah co-founder kalian memiliki visi yang sama dengan kalian.

4) Pahami Sifat dan Kepribadian Calon Co-founder Kalian

Memahami sifat & kepribadian calon co-founder adalah hal harus diperhatikan sebelum kalian memilih co-founder untuk startup kalian. Hal ini sangat penting karena kalian harus memahami satu sama lain. Kalian tidak dapat memaksakan sifat & memasukan budaya anda langsung kepada co-founder kalian.

Buatlah relasi & komunikasi sesuai sifat & kepribadian calon co-founder startup kalian.

5) Terbuka Untuk Hal Baru & Selalu Ingin Belajar

Siapa pun kalian, hal yang sangat penting untuk dimiliki khususnya founder & co-founder startup adalah kemauan untuk mempelajari hal – hal baru. Apalagi dalam sebuah startup, kalian akan sering menemukan masalah yang ‘baru’ untuk dihadapi.

Oleh karena itu, dibutuhkan karakteristik co-founder yang siap selalu belajar walaupun bisa jadi co-founder anda memiliki jam terbang yang sangat banyak. Sudah banyak contoh perusahaan besar yang ‘tidak belajar’ dan akhirnya tergerus dengan startup – startup yang baru ‘seumur jagung’.

Nah itu dia 5 hal yang harus diperhatikan saat memilih co-founder untuk startup anda. Apakah anda memiliki tips untuk memilih co-founder startup yang lain?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *